Kelompok Perempuan Payum yang tergabung dalam Payum Iwag
kini aktif mengelola sumber daya lokal, khususnya kelapa, menjadi produk kosmetik dengan merek Mes, sebagai bentuk pemberdayaan perempuan pesisir di bawah dampingan Perkumpulan Sophia Nusantara.
Payum Iwag adalah kelompok usaha perempuan yang memproduksi olahan turunan kelapa menjadi produk kosmetik seperti sabun, lip balm, body butter, dan body scrub di bawah merek dagang Mes. Kelompok ini terdiri dari perempuan-perempuan yang tinggal di wilayah Payum, didampingi oleh Perkumpulan Sophia Nusantara sebagai mitra advokasi dan penguatan kapasitas kelompok.
Kelompok ini didirikan di Payum, sebuah wilayah pesisir yang kaya akan pohon kelapa di Kelurahan Samkai, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Kelompok Payum Iwag mulai dirintis setelah adanya inisiatif lokal untuk memanfaatkan potensi kelapa secara berkelanjutan dan mandiri oleh perempuan pesisir. (pendirian Payum Iwag). Pembentukan kelompok ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan Payum agar mampu mengelola sumber daya alam di sekitarnya, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan menumbuhkan nilai tambah dari hasil alam lokal, terutama kelapa.
Dengan pendampingan dari Perkumpulan Sophia Nusantara, para anggota kelompok diberikan pelatihan pembuatan produk berbasis kelapa, perencanaan usaha, hingga pemasaran produk kosmetik berlabel Mes. Produk-produk ini menggunakan bahan alami dari kelapa lokal dan diproses secara sederhana namun higienis.
“Melalui Payum Iwag, kami ingin menunjukkan bahwa perempuan Payum bisa mandiri dan berdaya lewat kekayaan alam di sekitar kami,” ungkap salah satu anggota kelompok. Pendamping dari Sophia Nusantara juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung inisiatif lokal yang ramah lingkungan dan berbasis pemberdayaan masyarakat.











